Relative Content

Abdurrahman Wahid

Islam: Apakah Bentuk Perlawanannya?

Written by Abdurrahman Wahid – Guru Bangsa Indonesia Pada pertengahan bulan Mei 2002, penulis menyampaikan penilaiannya atas diri KH. A. Mutamakkin dalam sebuah seminar yang berlangsung di IAIN (UIN, red) Syarif Hidayatullah, Ciputat. Pendapat itu dikemukakan dalam seminar untuk menyambut terbitnya sebuah buku tentang diri beliau, yang memang benar-benar merupakan karya berbobot ilmiah dan melihat […]

Adakah Sistem Islami?

Written by Abdurrahman Wahid – Guru bangsa Indonesia Dalam kitab suci al-Quran disebutkan: “masuklah kalian ke dalam Islam (kedamaian) secara penuh (udkhulu fi al-silmi kaffah)” (QS al-Baqarah [2]:208). Di sinilah terletak perbedaan pendapat sangat fundamental di antara kaum muslimin. Kalau kata “al-silmi” diterjemahkan menjadi kata Islam, dengan sendirinya harus ada sebuah entitas Islam formal, dengan […]

Islam Pribadi dan Masyarakat

Written by Abdurrahman Wahid – Guru Bangsa Indonesia Sejarah perkembangan Islam di manapun juga, senantiasa memperlihatkan jalinan antara dua hal, yaitu sistem individu (perorangan) dan sisi kemasyarakatan (sosial). Kedua hal itu harus dimengerti benar, kalau kita menginginkan pengetahuan mendalam akan agama tersebut. Kalau hal ini telah dilaksanakan, maka akan kita lihat beberapa kemungkinan untuk pengembangan […]

Islam dan Formalisme Ajarannya

Written by Abdurrahman Wahid – Guru Bangsa Indonesia Dalam sejarah umat manusia, selalu terdapat kesenjangan antara teori dan praktek. Terkadang kesenjangan itu sangatlah besar, dan kadang kecil. Apa yang oleh paham komunisme dirumuskan dengan kata ‘rakyat’, dalam teori dimaksudkan untuk membela kepentingan orang kecil; tapi dalam praktek justru yang banyak dibela adalah kepentingan penguasa daripada […]

Islam: Sebuah Ajaran Kemasyarakatan

Written by Abdurrahman Wahid – Guru Bangsa Indonesia Charles Torrey menyatakan dalam disertasinya, kitab suci al-Qur’an sangat menarik bila dibandingkan dengan kitab suci agama lain. Kenapa ia menyatakan demikian? Karena, seperti dikatakannya, kitab suci tersebut menggunakan peristilahan profesional ntuk menyatakan hal-hal yang paling dalam dari lubuk hati manusia. Dengan demikian, al-Qur’an memberikan penghormatan yang sangat […]