DJANGKA.com

an Indonesian perspectives

Tag Archives: pengertian

Memahami Perbedaan Manajemen dan Administrasi

amytha

Written by Amytha Trisnawardani – Mahasiswa Administrasi Negara FISIP Universitas Jember

Berbicara mengenai manajemen dan administrasi maka akan selalu timbul pertanyaan mengenai perbedaan dari kedua hal tersebut. Karena pada dasarnya selalu ada pertentangan mengenai perbedaan – perbedaan dari kedua hal tersebut.  Menurut Buchari Zainun (dalam Haji Buchari Zainun, 1990 : 3) Manajemen sendiri memiliki pengertian suatu upaya atau proses upaya seorang pimpinan dengan satu  kewenangan  tertentu untuk mewujudkan sesuatu tujuan tertentu dengan memanfaatkan berbagai sumber daya yang ada dan sudah dikuasai pimpinan itu terutama sumber daya manusia yang berada di bawah kekuasaannya. Sementara administrasi sendiri memiliki pengertian mulai dari yang paling sempit hingga yang paling luas. Dalam arti sempit misalnya administrasi dapat diartikan sebagai  keseluruhan pencatatan secara tertulis dan penyusunan sistematis dari keterangan-keterangan yang ada agar mempermudah memperoleh ikhtisar keterangan. Kegiatan dalam hal ini yaitu serangkaian aktivitas menghimpun, mencatat, mengolah, menggandakan, mengirim dan menyimpan keterangan-keterangan yang diperlukan dalam setiap kerja sama. Sementara dalam arti luas, administrasi merupakan keseluruhan proses kerja sama antara dua orang atau lebih dalam rangka mencapai tujuan secara efektif dan efisien[1].

Pengertian Etika Administrasi Publik

aida

Written by Nuraida Muji Kurnia E.P. – Mahasiswa Administrasi Negara FISIP Universitas Jember

Dewasa ini, etika seringkali menjadi konsep yang “dianak-tirikan” dalam penyelenggaraan pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Etika seolah menjadi sesuatu hal yang tidak penting dan tidak menarik untuk menjadi wacana dalam ranah birokrasi pemerintahan. Akibatnya, fenomena penyalahgunaan wewenang marak terjadi, tidak hanya di pemerintahan pusat, bahkan sudah menjalar ke unit-unit terkecil di daerah.

Sebelum membahas perspektif etika dalam etika administrasi publik, perlu dipahami terlebih dahulu substansi dari etika itu sendiri. Etika berasal dari bahasa Yunani yaitu “Ethos”, yang memiliki arti “kesediaan jiwa” atau “kesusilaan”. Ethos merupakan istilah tunggal, sedangkan istilah jamaknya yaitu “ethes”. Ethes merupakan kumpulan dari peraturan-peraturan kesusilaan. Pengertian kesediaan sebenarnya ada di dalam pengertian ethes, karena kesusilaan pada hakikatnya mengharap untuk ditaati orang lain, yang berarti orang tersebut bersedia untuk melakukannya. Dalam bahasa Latin, disebut dengan “mores” artinya kesusilaan atau tingkat salah satu perbuatan lahir. Selanjutnya mores berkembang menjadi moralitas yang berarti kesediaan jiwa akan kesusilaan. Dengan demikian, dapat dipahami bahwa pengertian moralitas atau moral adalah sama dengan pengertian etika.

 

Anda dapat mengirimkan artikel/makalah tentang ilmu sosial bertema politik, komunikasi, hubungan internasional, arkeologi, antropologi, feminisme, sosiologi, psikologi, hukum, kebijakan publik, citizen journalism, filsafat, tinjauan religi, urban culture [kajian perkotaan], ecologica [kajian lingkungan], cultural studies. Sertakan profil diri, pas foto terbaru, dan nomor rekening bank. Setiap artikel/makalah yang dimuat akan selalu diinformasikan kepada penulisnya. Email tulisan anda ke: editor[at]djangka.com

Powered by Wordpress, Design by Aksisoft Media